advertisement

Permainan yang Mendidik Tanpa Perselisihan

Memberikan pendidikan dan pelajaran kepada anak bukan hanya diperoleh dari sekolah. Hal ini juga bisa diterapkan juga dalam dunia bermain anak. Kadang orang tua tidak begitu peduli saat anak bermain, asal anak senang dan tidak ribut orang tua tidak terlalu memperdulikannya.

Anak cenderung memiliki tingkat emosi yang sukar ditebak, hal ini sering memicu perselisihan saat mereka bermain dengan temannya. Bila kebiasaan tersebut tidak mendapatkan perhatian yang serius dari orang tua, maka anak yang biasanya menang saat berselisih dengan teman atau pun saudara dalam permainannya bisa tumbuh menjadi anak yang ingin selalu menang tanpa mengenal rasa mengalah atau menerima pendapat orang lain.

Tentu tiap orang tua tak ingin anaknya tumbuh dengan mental seperti itu. Sehingga hendaknya orang tua bisa mendidik anak mereka dari usia dini tentang arti perbedaan dan sikap mengalah. Tentu saja disampaikan dalam bahasa yang sesuai umur mereka.

Mendidik bayi atau mendidik balita tentu saja berbeda dengan cara mendidik seorang anak yang mulai beranjak dewasa karena pelajaran bayi tentu juga sangat berbeda dengan pelajaran anak. Dalam dunia bermain, orang tua hendaknya bisa merelai anak yang sedang bermain.

Jangan dengan kemarahan. Orang tua juga harus menunjukkan sikap bijaksana. Tentu sebagai pembuka orang tua hendaknya menanyakan apa yang sedang mereka perselisihkan. Dari sana orang tua bisa mengetahui apa yang terjadi.

Selain itu orang tua hendaknya jangan memihak salah satu di antara mereka. Karena hal ini akan berimbas pada pola pikir dan kepribadian anak. Orang tua hendaknya lebih bisa menekankan apa arti kebersamaan meskipun dalam suatu perbedaan.

Pertengkaran dan perselisihan dalam dunia bermain biasanya sering terjadi pada balita sampai usia pra-sekolah karena dalam usia ini anak cenderung memiliki ego yang sangat tinggi. Sehingga dalam hal ini orang tua bisa lebih memahami pelajaran balita yang sesuai dengan usianya.

Bila anak sudah dibiasakan untuk bersikap bijak dari kecil, maka ia bisa tumbuh menjadi orang yang bijak yang bisa menerima perbedaan dan bila salah berani mengakui dan meminta maaf serta memaafkan yang lainnya.

bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark
tabs-top banner ad

2 Responses to “Permainan yang Mendidik Tanpa Perselisihan”

  1. [...] apa pun keinginan anak. Anak yang terlalu dimanjakan sama seperti meracuni anak secara perlahan. Anak manja kelak akan sulit untuk bersosialisasi dengan [...]

  2. [...] Mainan balita sebaiknya kita buat sekreatif mungkin. Karena pada masa balita, anak mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga alangkah ruginya kalau kita tidak memanfaatkan perkembangan yang hanya sebentar itu. Mainan-mainan itu seperti : [...]

Leave a Reply